JengKinanti

Teori Komunikasi Pembangunan (Tugas Individual 1)

Beatrice Silvia Musaputri

2011 – 41 – 102 

Kelas B Pagi

 

TEORI PERTUKARAN SOSIAL

Teori Pertukaran Sosial memandang bahwa dalam setiap hubungan yang terjadi antara seseorang dengan orang lain (dalam hubungan social) merupakan suatu transaksi dagang yang di pengaruhi oleh 3 unsur utama :

1.     Ganjaran 

merupakan segala hal yang diperolehi melalui adanya pengorbanan

2.     Pengorbanan 

merupakan semua hal yang dihindarkan

3.     Keuntungan 

adalah ganjaran dikurangi oleh pengorbanan

Jadi perilaku sosial terdiri atas pertukaran paling sedikit antara dua orang berdasarkan perhitungan untung-rugi.

Contoh : 

Dalam hubungan suami istri. Seorang wanita akan menjadi seorang istri yang baik, bagi seorang lelaki yang bisa menjadi seorang sosok ayah yang baik dan memenuhi kebutuhan nya secara lahir dan batin. 

Seorang lelaki akan bekerja untuk mencari nafkah (pengorbanan) untuk keluarga nya.  Dia melakukan hal itu untuk membahagiakan istri nya dengan harapan sang istri akan memberikan perhatian kepada nya misalnya dengan masak masakan yang lezat (ganjaran).  Selain itu dia juga akan mendapatkan uang untuk memenuhi beberapa kebutuhan pribadi nya misal nya untuk membeli pakaian yang bagus (keuntungan).

Hal ini pun terjadi sebalik nya kepada sang istri.

Jadi , inti nya, Teori Pertukaran sosial ini beranggapan bahwa seseorang berinteraksi dengan orang lain karena mengharapkan sesuatu yang memenuhi kebutuhannya.

 

TEORI A-B-X NEWCOMB

Teori ini berpusat kepada keseimbangan yang harus di jaga dalam hubungan antara 2 orang.

Menyeimbangkan antara kepercayaan, sikap dan sesuatu yang penting bagi seseorang melalui komunikasi, yang bersifat persuasif.

Contoh  : 

Andi (A) dan Betty (B) saling menyukai music (X). Andi menyukai Betty dan ingin menjadikan nya sebagai pacar nya. Andi akan berusaha mengetahui jenis music apa yang disukai Betty agar komunikasi mereka bisa terjadi keseimbangan. Begitu juga 

 

 

TEORI PERBANDINGAN SOSIAL

Teori ini berawal dari asumsi bahwa komunikasi kelompok terjadi karena adanya kebutuhan individu, untuk membandingkan dan menilai persepsi mereka terhadap realita social yang berkaitan dengan pendapat, sikap dan kepercayaan.

Dorongan untuk berkomunikasi dan keterikatan terhadap kelompok akan meningkat apabila :

1. Menyadari bahwa dirinya tidak setuju dengan suatu kejadian.

2. Merasakan bahwa berbagai kejadian menjadi penting baginya.

3. Pada saat munculnya factor emosional baik dalam bentuk marah, rasa permusuhan ataupun rasa bahagia

Contoh : 

Farhat abbas menyatakan kepada di beberapa infotaiment bahwa dia akan mencalonkan diri sebagai presiden dan setiap pejabat di pemerintahan harus melakukan sumpah pocong, andi, sebagai seorang mahasiswa yang tidak setuju dengan ucapan farhat abbas pun, dan merasa bahwa pendapat farhat abas merupakan pendapat yang sangat bodoh. Andi pun mulai menyalurkan pendapat nya kepada teman – teman sekelas nya tentang pernyataan farhat abbas yang ternyata juga tidak setuju. Dari situlah kemudian timbul suatu komunikasi kelompok.

 

 

TEORI DISONASI KOGNITIF

Teori disonansi kognitif merupakan sebuah teori komunikasi yang membahas mengenai perasaan ketidaknyamanan seseorang yang diakibatkan oleh sikap, pemikiran, dan perilaku yang tidak konsisten dan memotivasi seseorang untuk mengambil langkah demi mengurangi ketidaknyamanan tersebut.

Asumsi dari teori disonansi kognitif memiliki sejumlah anggapan atau asumsi dasar diantaranya adalah  :

1.      Manusia memiliki hasrat akan adanya konsistensi pada keyakinan, sikap, dan perilakunya. Teori ini menekankan sebuah model mengenai sifat dasar dari manusia yang mementigkan adanya stabilitas dan konsistensi. 

2.     Disonansi diciptakan oleh inkonsistensi biologis. Teori ini merujuk pada fakta-fakta harus tidak konsisten secara psikologis satu dengan lainnya untuk menimbulkan disonansi kognitif. 

3.     Disonansi adalah perasaan tidak suka yang mendorong orang untuk melakukan suatu tindakan dengan dampak-dampak yang tidak dapat diukur. Teori ini menekankan seseorang yang berada dalam disonansi memberikan keadaan yang tidak nyaman, sehingga ia akan melakukan tindakan untuk keluar dari ketidaknyamanan tersebut. 

4.     Disonansi akan mendorong usaha untuk memperoleh konsonansi dan usaha untuk mengurangi disonansi. Teori ini beranggapan bahwa rangsangan disonansi yang diberikan akan memotivasi seseorang untuk keluar dari inkonsistensi tersebut dan mengembalikannya pada konsistensi.

Contoh : 

Riri dan Lala merupakan karyawan dari perusahaan yang sama. Mereka berdua bersahabat sampai muncul seorang pria. Mereka berdua sama sama menyukai pria ini yang akhir nya menjadi persaingan ketat bagi mereka berdua untuk mendapatkan pria ini.

Riri mulai tidak nyaman dengan persaingan ini, maka, dia mulai untuk membicarakan hal ini dengan lala dan mengalah untuk memberikan pria ini kepada lala.

 

sumber referensi : Teori Komunikasi (Theories of Human Communication) - Little John  

wryer:

Björk by Anton Corbijn

(Source: bohemea)

STAY

setiap malam,

aku berontak

aku tidak mau tidur 

aku tidak mau hari ini berganti ke hari lain nya.

aku tidak mau hari ini pergi dan memudar dan hanya menjadi sekotak kenangan.

karena aku benci ketika semua nya berubah

karena aku benci ketika kamu pergi

kamu dan segala hal itu. aku mau semua nya sama, semua nya sama, semua nya sama!  

ketika alam semesta sudah mengajak untuk bahagia, biarkan menjadi bahagia! tidak ada yg bisa menghalangi! mari bahagia!!

what makes me happy today May, 7 2012

- mom

- grey

- rainy

- oreo

- milk

- kiko

- absurd words

- my new strawberry perfume

- green tea scrubs

- lunch with syarah, manda and alit.

- mineral water

- thom yorke

- panglima polim X no.16

- headset

- tahoma

- ice cream

- chocolate

- gorengan

- lulu

- youtube

- my best fiend

- diary

- tea

- sugar

- kobochan

- marshmallow

- moon

- air

- lana del rey

- white linen

- myself.

aku sayang ibu.

Selasa, 1 Mei 2012.

hari baru di bulan yang baru. menyambut Mei dengan bangun pagi dan menemukan badan gua kaya ditemplokin trio macan. boro-boro mau ngangkat kepala, ngangkat jempol kaki aja rasanya berat banget.

YAP! gua sakit.

kata orang-orang di sekiling gua, gua digolongkan ke dalam  homo sapiens random pecicilan yang ga akan bisa sakit. soalnya kalo gua sakit dan sok-sok-an minta di perhatiin sama temen gua pasti mereka jawab nya “ha? orang kaya loe bisa sakit?”

mau makan gajah rasanya denger kata2 itu. lagian gua juga cuma manusia biasa penuh dosa yang tersusun dari pala pundak lutut kaki, kenapa harus ga bisa sakit?

huh. khesyeul.

padahal hari itu gua harus melaksanakan kewajiban gua sebagai seorang mahasiswi untuk menjalankan UTS dan harus menjalankan kewajiban gua sebagai seorang pekerja di kantor, dengan keadaan tubuh gua yang panasnya melebihi julia perez, fix banget hari itu rasanya mau meninggal aja. tapi gua mengurungkan niat gua untuk meninggal. gua memilih untuk melawan rasa sakit gua. HAHAHAHAHA……bitch :|

setelah memenuhi kewajiban UTS gua langsung meluncur ke Jl. Panglima Polim X untuk memenuhi kewajiban gua disana sebagai mba mba provoke.

lemes, letih, lesu, stress sama kompi yang idup mati idup mati, stress sama chargeran hape yang ga kunjung ketemu bener-bener bikin gua pengen nyium nikolas saputra bolak balik. 

hampir putus asa..

tiba2, GA di kantor gua menelpon ke ruangan gua..

percakapannya kira-kira seperti ini :

GA : be, ada tlp ni, dari emak lu

Be : ha? emak gua? emak gua yang mana?

GA : emg lu punya berapa emak be?

Be : 2. satu di kantor, satu di rumah.

GA : HAHAHAHA. yang dikantor emak apa tante lu?

Be : nenek gua.

GA : udah ah, nih emak lu kasian nunggu nya.

Be : mau ngapain ya?

GA : INI MAU LU AMBIL APA ENGGAK SI TLP NYA?

Be : eh iya iya. mau mau.

….

Suara di sebrang sana : de, kamu udah minum obat blm?

Be : ibu? ini ibuuu??

Suara di sebrang sana : bukan, ini wanita berkerudung merah jambu pemeras susu sapi.

Be : bu..

Suara di sebrang sana : YA IYA LAHH INI IBU. hadoh. kamu ni. kuliah bukannya makin pinter malah oon gini. eh, kamu udah minum obat belom?

Be : udah bu *nahan nangis*

Suara di sebrang sana : ya udah, yang teratur makannya, minum obat nya yang bener, jangan overdosis, nanti meninggal, banyak minum air hangat, cepet pulang, jangan maen dlu, ibu masak makanan india ni.

Be : iya bu *nahan nangis*

Suara di sebrang sana : ya udah ya, pulsa ibu mau abis, ibu mau ngerumpiin anaknya pa haji s*** dlu.

Be : iya bu *ngapus air mata*

Be : *nutup tlp*

*diem*

*nangisgulingulingigitkomputer*


“aku sayang ibu”


*ngapus air mata*

*balik kerja lagi*

4th Repro Gathering 
“Shoot Baby Shoot”
Saturday, 21 April 2012
“semoga tidak ada lagi yang kecelakaan hari itu
semoga tidak ada lagi yang kakinya patah, tangannya patah, leher nya patah, pala nya patah, kuku nya patah. semoga tidak ada yang patah patah lagi hari itu 
semoga tidak ada lagi yang sakit hari itu
semoga tidak ada lagi yang bentrok sama acara lain hari itu
semoga matahari menyertai hari itu 
semoga langit tidak menangis hari itu
semoga semua repro vol 6 bisa berkumpul bersama lagi hari itu
semoga.. hari itu…

acaranya sukses lancara jaya. 
semoga…”

4th Repro Gathering

“Shoot Baby Shoot”

Saturday, 21 April 2012

“semoga tidak ada lagi yang kecelakaan hari itu

semoga tidak ada lagi yang kakinya patah, tangannya patah, leher nya patah, pala nya patah, kuku nya patah. semoga tidak ada yang patah patah lagi hari itu

semoga tidak ada lagi yang sakit hari itu

semoga tidak ada lagi yang bentrok sama acara lain hari itu

semoga matahari menyertai hari itu

semoga langit tidak menangis hari itu

semoga semua repro vol 6 bisa berkumpul bersama lagi hari itu

semoga.. hari itu…


acaranya sukses lancara jaya.

semoga…”

aku mau pergi dari sini!

malam itu saya melihat ke langit. lalu saya bertanya pada diri saya : apa yang saya cari di dunia ini? kenapa saya tidak pernah merasa bahagia? kenapa semua ini terasa begitu membebani saya?

mungkin kalian pikir saya adalah orang yang tidak pernah puas atas apa yang saya punya. memang benar, karena saya 100% manusia, dan sifat dasar dari manusia itu adalah TIDAK PERNAH PUAS atas apa yang sudah dimiliki.

ya! saya sedang berada di titik dimana saya benar benar JENUH terhadap hidup saya. jenuh diperbudak oleh waktu, jenuh diperbudak omongan orang, jenuh di perbudak oleh BATASAN dan atasan :|

di usia 19 tahun ini seharusnya saya sedang berada di luar sana, bercinta dengan dunia, mencium mesra setiap sudutnya, menjelajahi satu persatu tubuhnya, merasakan setiap nafasnya lewat partikel udara yang ada di sekeliling saya.

mengangkat tangan saya ke atas setinggi tinggi nya…

seharusnya saya berada di hutan sekarang. berlari lari telanjang bulat, meneguk setiap genang air yang ada, tidur beralaskan pasir dan berselimutkan atmosfer tanpa peduli waktu, omongan orang, dan batasan batasan yang mereka buat itu.

tapi apa yang saya lakukan sekarang?

bercinta dengan kemacetan, bercinta dengan setumpuk kertas foto copian, bercinta dengan omongan orang, bercinta dengan komputer dan seperangkat alat keras lainnya, dianiaya waktu, dianiaya uang!

lalu saya mulai merasa jika hal ini tidak benar. ini bukan hidup yang sayang inginkan. saya harus merancang sebuah rencana, menentukan tujuan hidup dan pergi dari semua ini. mungkin tidak harus ke hutan dan berlari larian telanjang juga sih, tapi yang penting keluar dari semua ini dan berteriak..

“HEY! KAMU HIDUP BARU! AKU BAHAGIA!”

tapi sekali lagi saya hanya manusia, rencana boleh saya rancang, alam semesta yang mewujudkannya.

amin.

memang aneh rasanya.
ketika aku harus meninggalkan apa yg sudah aku percayai selama 19 tahun ini.

mengingat saat dimana aku pernah sungguh merasa mempercayai-Nya untuk setiap nafas dan langkah hidup ku.

namun,

aku hanya manusia berdosa yang penuh dengan ke-egoisan.

kepada Tuhan.

Aku meminta sesuatu kepada Tuhan.
Lalu Tuhan mengambil sesuatu dari ku.

Lalu aku meminta sesuatu lagi kepada Tuhan.
Lalu Tuhan mengambil sesuatu lagi dari ku.

Lalu aku terus meminta sesuatu lagi kepada Tuhan.
Lalu Tuhan terus mengambil lagi sesuatu dari ku.

Aku sedih.
Aku kesal.
Aku kecewa.
Aku marah.
Aku bingung.
Aku protes dalam hati.


Lalu..

Aku mulai lelah…
Aku berbaring di lantai
Aku menangis.

Aku mulai bertanya.
Tetapi Tuhan tidak pernah menjawab.

Semuanya terasa begitu sepi.


Kemudian aku terdiam…
Lalu aku berhenti untuk meminta.
Aku berhenti untuk percaya.
Aku berhenti berbicara dengan Nya. .

More Information